Minggu

Pelajaran Dasar Main Catur (4)

Hello kawan!

Masih ingat postingan yang lalu? Pelajaran dasar main catur ( 1, 2,3 ), nah…khusus untuk anda yang belum bisa main catur sama sekali, saya yakin bila anda sudah membaca postingan itu, tentu sekarang anda sudah “bisa”melangkahkan buah catur dan telah bisa mempraktekkan kemampuan anda hehe…benarkan!! Sekarang kita lanjutkan pelajarannya…

3. LANGKAH ISTIMEWA

kita telah mempelajari cara melangkah atau memukul setiap buah catur. Terapi semua itu baru mengaaangkut langkah yang umum. Masih ada beberapa lalngkah istimewa yang juga penting diketahui. Terutama yang berhubungan dengan bidak dan Raja.

Memukul “en passant”

Salah satu keistimewaan langkah bidak ialah memukkul “en passant” ( baca : ang pasang) atau memukul “sambil lalu”.

Ketentuaannya demikian : bila satu bidak melangkah dua petak sekaligus ke depan dan melewati lawan, maka bidak lawan dapat memukul bidak itu seolah-olah bidak tadi hanya dimajukan selangkah saja. Lihat contoh pada diagram 32.

Diagram 32



Diagram 32 kita umpamakan Hitam melangkah dan menjalankan bidak d7 ke d5. langkah bidak itu melewati awah pukulan bidah putih c5 ke d6. dalam hal ini, kalau Putih mau, dia boleh memukul bidak hitam itu seolah-olah bidak itu hanya dilangkahkan sepetak saja, yaitu ke d6. jadi, dalam bentuk diagram menjadi sebagai berikut

Diagram 33


Setelah Hitam melangkahkan bidak d7 ke d5

Diagram 34


Setelah Putih memukul bidak di d6 secara “en passant”

Kesempatan setiap bidak memukul “en passant” hanya sekali, yaitu pada saat setelah bidak itu dilangkahkan. Seandainya Putih melakukan langkah lain sebagai selingan, dia tidak boleh lagi melakukan pukeulan “en passant” terhadap bidak d5 hitam itu.


Perhatikan kembali diagram 32. Bidak g7 hitam sebenarnya bisa memukul bidak putih di f6. Tetapi Hitam memilih menjalankan bidak itu dari g7 ke g5. Bolehkah Putih memukul “en passant” dengan bidaknya dari f6 ke g7? Jawabnya: Tidak boleh! Bidak hitam itu tidak melewati arah pukulan bidak putih, tetapi sudah meninggalkannya.

Demikian ketentuan mengenai pukulan “en passant”.


Promosi Bidak

Kita sudah mengenal cara bidak melangkah, yaitu lurus ke depan. Kalau memukul buah lawan maka jalannya menyerong ke kiri atau ke kanan, seperti huruf V. bidak tidak boleh mundur. Bagaimana jika bidak itu sampai pada baris terakhir perjalannannya?

Bidak yang sudah mencapai baris terakhir harus naik pangkat. Atau dengan istilah catur yang populer : Promosi. Bidak itu tidak boleh tetap menjadi bidak. Dia harus segera diganti dengan salah satu perwira seperti Menteri, Benteng, Gajah atau Kuda yang sama warna dengan bidak itu. Bidak tidak boleh menjadi Raja. Raja setiap pemain hanya ada satu sejak awal sampai akhir. Mari lihat diagram 35 dan36.

Diagram 35



Putih giliran melangkah. Dia boleh menjalankan bidak c7 ke c8 dan sekaligus mengganti bidak itu dengan Menteri. Lihat diagram 36.

Diagram 36


Keadaan setelah Putih mempromosikan bidak ke c8 jadi Menteri.

Mengapa Menteri yang dipilih oleh Putih? Karena Menteri merupakan buah yang terkuat dan juga termahal harganya.

Terapi dapat juga terjadi bidak itu dipromosikan menadi buah yang lebih menguntungkan.

Umpamanya seperti diperagakan pada diagram 37 dan 38.

Diagram 37


Putih melangkahkan bidak f7 ke f8 menjadi Kuda.

Diagram 38


Setelah bidak diganti dengan Kuda.

Terlihat bahwa Kuda putih itu sekaligus mengancam atau menyerang Raja dan Menteri hitam. Hitam harus menyelamatkan Rajanya terlebih dahulu dan karena itu giliran berikutnya Kuda putih tadi dapat memakan Menteri hitam dan menang.

Bidak yang promosi boleh menjadi Menteri walaupun Menteri yang asli masih ada di atas papan. Pada suatu ketika bisa terjadi seorang pemain mempunyai dua Menteri. Bahkan bisa tiga atau lebih jika dia berhasil mempromosikan bidak sebanyak-banyaknya.

Demikan pula dia boleh mempunyai Benteng berapa saja, atau Gajah lebih dari dua atau Kuda sebanyak bidak yang dipromosikan.

Secara teori. Delapan bidak pada permulaan permainan bisa saja dipromosikan menjadi delapan Menteri, delapan Benteng, delapan Gajah, atau delapan Kuda. Terserah keinginan pemain yang bersangkutan. Namun dalam praktek, keadaan semacam itu sukar terjadi.

Sampai disini dulu postingan tentang pelajaran dasar main caturnya, kita jumpa lagi pada postingan yang akan dating yaitu: ROKADE..bye..bye!!

Baca Selanjutnya....

Sabtu

Pelajaran Dasar Main Catur (3)

Hello semua!

Jumpa kembali dalam posting pelajaran dasar main catur (3), kali ini kita akan mempelajari nilai masing-masing buah dalam permainan catur. Mengetahui tentang nilai buah ini sangat penting! Kenapa?? Sebab dengannya kita bisa buat rencana buah mana yang untung klo ditukar, dan kapan kita harus menukar buah dll…oke kita lanjut aja !!

Nilai buah

Dalam permainan catur, pukul memukul atau makan memakan buah catur pasti terjadi. Peristiwa ini dapat juga disebut tukar menukar. Agar kita tidak menderita kerugian dalam tukar menukar itu, tentu kita harus mengetahui harga atau nilai dari setiap buah catur.

Bidak biasanya digunakan sebagai ukuran untuk nilai buah catur lainnya. Nilai yang lazim digunakan adalah:

bidak = 1
Kuda = 3
Gajah = 3
Benteng = 5
Menteri = 9

Raja tidak ternilai harganya karena kehilangan Raja berarti kalah. Raja tidak boleh ditukar atau dipukul.

Gajah dan Kuda nilainya sama. Karena itu kita bisa menukar Kuda lawan dengan Gajah atau menukar Gajah lawan dengan Kuda, tanpa kerugian secara materi. Tetapi jika kita kehilangan Benteng ( nilai 5 ) dan sebagai gantinya Cuma mendapat Kuda atau Gajah ( nilai 3 ) maka berarti kita rugi. Kerugian semacam ini lazim disebut “kalah Kualitas”.
Sebaliknya jika kita berhasil memperoleh Benteng lawan sebagai pertukaran dengan Kuda atau Gajah, kita mendapat keungungan yang disebut “menang kualitas”.

Supaya seimbang, tentu saja satu Benteng ( nilai 5 ) sekurang-kurangnya harus ditukar dengan satu Kuda atau satu Gajah ( nilai 3 ) ditambah dengan dua bidak ( nilai 2 ).

Demikian pula Menteri ( nilai 9 ) kalau terpaksa ditukar hendaklah paling sedikit dengan dua Gajah tambah satu Kuda, atau dengan satu Benteng tambah satu Gajah atau satu Kuda dan ditambah lagi dengan satu bidak.

Dua Benteng ( nilai 10 ) tentu rugi jika ditukar dengan satu Menteri ( nilai 9 ). Hitunglah baik-baik nilai buah ini kalau akan melakukan tukar menukar buah dengan pihak lawan.

Yang perlu pula diingat ialah bahwa nilai buah ini tidak mutlak sifatnya. Pada suatu ketika, mungkin saja kita rela mengorbankan Menteri untuk satu kuda atau hanya satu bidak. Hal itu baik dilakukan bila misalnya Raja lawan dapat kita tangkap sehingga kemenangan dapat kita rebut.

Menteri, Benteng, Gajah, Kuda termasuk golongan perwira . bidak dapat dianggap sebagai prajurit biasa. Kalau dikatakan seorang pemain menang perwira, berarti dia berhasil “menculik” lawan tranpa kehilangan perwira sendiri.

Menteri dan Benteng sering pula disebut sebagai perwira berat. Gajah dan Kuda disebut perwira ringan. Perwira berat mampu “menangkap”Raja lawan dengan bantuan Raja sendiri. Satu perwira ringan tidak mampu berbuat demikian.

LATIHAN 1

Diagram 24
Pemain Hitam


Pemain Putih

Coba sebutkan di petak apa Menteri putih itu berada. Berapakah jumlah petak yang dapat dicapainya?

Diagram 25



Benteng putih di d7 boleh memukul bidak hitam di a7 atau Gajah di g7 atau Benteng di d5. buah manakah yang akan dipukul Putih supaya lebih menguntungkan? Coba hitung berapa jumlah petak yang dapat dicapai Benteng putih itu.

Diagram 26



Dapatkah Gajah putih di c4 ini memukul Kuda hitam di a6 atau Benteng hitam di d5? Bolehkah memukul Menteri hitam di e6?

Diagram 27



Coba sebutkan buah hitam apa saja yang dapat dipukul oleh Kuda putih dari petak d5. Bolehkan Kuda itu mundur ke petak f4?

Diagram 28
Pemain Hitam



Pemain Putih

Berapakah pilihan melangkah bagi setiap bidak putih? Coba sebutkan satu per satu. Langkah apakah yang terbaik buat Putih?

Diagram 29
Pemain Hitam


Pemain Putih


Bolehkah Raja putih memukul bidak hitam di e4? Ke petak mana sajakah Raja putih boleh melangkah.

Diagram 30
Pemain Hitam


Pemain Putih

Coba sebutkan kemungkinan melangkah bagi Raja putih. Raja itu boleh memukul Kuda hitam di f3?
Diagram 31
Pemain Hitam


Pemain Putih


Berdasarkan jumlah nilai buah, siapakah yang lebih unggul sekarang?

Oke ! sampai disini dulu perjumpaan kita, nanti dilanjutkan lagi dengan pelajaran catur tentang : LANGKAH ISTIMEWA…sampai jumpa!

Baca Selanjutnya....

Kamis

Pelajaran dasar main catur (2)

Hello sobat pecatur!

Masih ingatkan pelajaran dasar main catur (1)yang lalu, nah sekarang kita akan lanjutkan lagi,

Kuda

Kekuatan Kuda dianggap seimbang dengan Gajah. Cara Kuda melangkah memang istimewa, lain dari yang lain. Dia melompat sebanyak dua petak menurut lajur atau baris dan kemudian sepetak lagi ke samping lajur dan baris itu ( seperti huruf L ). Perhatikan diagram 16.

Diagram 16



Kuda putih pada diagram 16 berada di petak d4. Dari petak itu dia bisa melompat ke petak c2, b3, b5, c6, e6, f5,f3 dan e2. Berarti dia bisa mencapai 8 petak.

Kuda yang berada di petak hitam hanya bisa pergi atau memukul buah lawan pada petak putih. Sebaliknya jika Kuda itu berada di petak putih, maka dia hanya bisa atau memukul ke petak hitam.

Hanya Kuda yang boleh jalan melompati buah catur lain yang ada di sekelilingnya.. Perhatikan diagram 17.

Diagram 17.



Pada diagram 17 kita lihat Kuda putih di e4 dikelilingi oleh buah lawan maupun buah sendiri. Namun demikian, dia boleh melompat menurut jalannya ke petak yang kosong atau yang ada buah lawan sambil memukul buah lawan itu. Jadi Kuda di e4 itu bisa pergi ke c3, c5 atau ke g3. atau dia bisa memukul buah lawan yang berada di d6 dan atau f6. Hanya dia tidak bisa melompat ke d2, f2 dan g5 karena ketiga petak itu diduduki oleh buah sendiri.

Begitulah cara Kuda melangkah dan memukul.


Bidak

Bidak merupakan buah yang terlemah. Dia tidak boleh mundur walau apapun yang terjadi. Dari kedudukan asalnya, setiap bidak boleh melangkah maju kedepan sejauh dua petak. Tapi boleh juga hanya sepetak saja. Ini tergantung dari kehendak si pemain. Perhatikan diagram 18.

Diagram 18
Pemain hitam


Pemain putih

Diagram 18 memperlihatkan kedudukan asal semua bidak. Dari kedudukan ini, setiap bidak boleh dimajukan satu petak atau dua petak sekaligus. Perhatikan tanda biru dan merah yang menunjukan kemungkinan itu.

Diagram 19



Diagram 19 memperlihatkan bidak putih maupun hitam yang sebagian sudah dijalankan. Kemungkinan melangkah bagi bidak-bidak itu seperti ditunjukkan oleh tanda merah dan biru. Bidak yang sudah lepas dari kedudukan asal, hanya boleh melangkah maju satu petak saja. Bagaimana kalau di depan bidak itu ada buah sendiri atau buah lawan? Dengan sendirinya bidak itu tidak bisa maju. Perhatikanlah diagram 20.

Diagram 20
Pemain hitam



Pemain putih

Diagram 20 ini memperlihatkan bidak-bidak putih yang sudah macet atau tertahan oleh buah sendiri maupun oleh buah lawan. Tidak satupun yang dapat dimajukan. Tetapi pemain Hitam masih mempunyai dua pilihan. Dia dapat memajukan bidak c7 ke c6. pilihan lain buat Hitam ialah bidak g7 ke g6.

Bagaimana cara bidak memukul atau memakan buah lawan?

Bidak memang mempunyai keanehan tersendiri. Cara memukulnya tidak sama dengan cara jalannya. Bidak memukul miring kedepan ( arah diagonal ). Jadi sama seperti Gajah, hanya terbatas sepetak saja jauhnya. Perhatikan diagram 21.

Diagram 21



Kalau kita umpamakan sekarang Putih giliran melangkah, maka bidak a4 boleh memukul Kuda hitam di b5. atau bidak e4 memukul bidak hitam di d5.

Kalau Hitam jalan, bidak d5 bisa memukul bidak putih e4. atau bidak g5 memukul Gajah putih di f4.


Raja

Raja memegang peranan terpenting dalam permainan catur. Harganya tidak ternilai. Kalau kita berhasil menangkap Raja lawan, maka permainan selesai sudah dan kita menang. Sebaliknya kalau raja kita tertangkap oleh musuh, berarti kita kalah. Oleh karena itu Raja harus dijaga hati-hati dan dibela mati-matian. Cara Raja melangkah atau memukul sebenarnya sama dengan Menteri, tetapi terbatas satu petak saja ke segala arah. Perhatikan diagram22.

Diagram 22



Raja putih di e4 boleh melangkah ke semua petak yang mengelilinginya. Jumlah petak yang dapat dia capai adalah delapan. Cara Raja memukul sama dengan cara jalannya. Lihat diagram 23.

Diagram 23



Disini terlihat..raja putih terkurung oleh buah catur lawan dan buah catur sendiri. Karena itu gerakannya menjadi terbatas. Dia boleh memukul buah catur lawan yang tidak dilindungi oleh buah lawan yang lain. Raja itu boleh memukul Kuda di d5 atau Gajah di e5, atau Kuda di f5. tapi dia tidak boleh memukul bidak di d4 dan f4. bidak d4 dipertahankan oleh Gajah di e5 dan Kuda f5. Sedangkan bidak f4 dijaga oleh Gajah e5 dan Kuda d5.

Raja juga tidak boleh mundur ke d3 atau f3 karena terhalang oleh bidak sendiri. Mundur ke e3, walau petak itu kosong, juga tidak boleh karena petak itu terancam oleh bidak hitam d4 maupun f4 dan juga oleh Kuda hitam dari d5 danf5.

Mengapa tidak boleh? Karena Raja itu akan ditangkap oleh buah lawan.

Oke…kita stop dulu ya…nanti di sambung lagi pada posting pelajaran dasar catur yang akan datang..sampai jumpa!!

Baca Selanjutnya....

Rabu

Pelajaran Dasar Main Catur (1)

Hello penggemar permainan catur!

Dewasa ini permainan catur telah berkembang dan menyebar ke seluruh dunia. Federasi Catur Dunia yang lazim disingkat dengan FIDE ( Federation Internationale Des Echecs ) hingga kini telah mempunyai anggota lebih dari 157 negara!

Bekerja sama dengan UNESCO ( badan PBB yang menangani bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan ). FIDE pernah mengadakan penelitian di beberapa Negara mengenai pengaruh catur terhadap pendidikan. Kesimpulannya, catur baik sekali bagi pembinaan watak serta mental, bahkan membantu meningkat kecerdasan manusia, terutama usia muda.

Dibeberapa Negara, catur digiatkan dan diperkenalkan sejak dari sekolah dasar. Catur dikatagorikan sebagai olahraga mental untuk megimbangi olahraga fisik. Beberapa pakar mengakui bahwa catur meningkatkan daya kerativitas dan mempertajam daya nalar. hampir semua ahli sependapat bahwa catur mengandung nilai-nilai ilmu, seni dan olahraga.

Di Indonesia, catur juga semakin banyak penggemarnya. Bahkan beberapa pecatur cilik Indonesia sempat mengharumkan nama bangsa dan Negara di tingkat dunia. Di Puerto Rico 1989.Irwin Irnandi tampil sebagai Juara dunia Catur untuk usia 10 tahun dan memperoleh gelar MF ( Master Fide ), sedangkan Maria Lucia Ratna Sulistya muncul sebagai Runner-up Dunia untuk kelompok putri usia 14 tahun. Kini dia sudah bergelar MIW ( Master Internasional Wanita ) dan juga bergelar Sarjana Hukum. Sepuluh tahun sebelumnya, juga di Puerto Rico 1979, Utut Adianto yang sekarang sudah termasuk Grandmaster Super di Dunia dan juga seorang Sarjana, pernah pula menjadi Runner-up Dunia untuk usia 14 tahun. Dan sekarang bermunculan Grandmaster muda yang berbakat seperti GM.Susanto Megaranto, siapa yang ngak kenal dengan dia yang telah menjadi pecatur terkuat Indonesia di usianya yang masih muda dan juga GMW.Irene Kharisma Sukandar pecatur putri Indonesia yang bakatnya luar biasa hingga membawa dia menjadi Grandmaster Wanita termuda dan terkuat di Indonesia dan disegani di tingkat dunia..

Itu membuktikan bahwa Indonesia sesungguhnya tidak kekurangan bibit dan bakat dalam olahraga adu otak ini. Sayangnya, sebagian besar anak-anak lainnya yang mungkin dapat menyamai atau bahkan menyaingi prestasi tadi, masih merupakan “pemain alam” yang “buta teori”. Mereka belum memahami Peraturan Permainan Catur secara benar. Ibarat intan, mereka belum diasah dan belum dibentuk

Pelajaran dasar main catur ini sengaja dipostingkan untuk memperkenalkan olahraga catur bagi mereka para pemula sebagai landasan dasar yang kokoh dalam memahami permainan yang agung ini.

Dr. Siegbert Tarrasch seorang Grandmaster Catur yang namanya terkenal pada permulaan abad XX pernah mengatakan “Like love, like music, chess has the power to make man happy”.(Seperti cinta, seperti musik, catur berpotensi untuk membahagiakan manusia!),

Saya berharap semoga pelajaran dasar catur ini dapat menuntun peminatnya memperoleh kesenangan dan kebahagiaan dalam memainkan catur yang indah ini. Bahkan turut bangga juka di antara anda nanti ada yang muncul sebagai Juara Dunia…oke kita lanjut !!

1. PAPAN CATUR

Papan catur terdiri dari 64 petak ang sama besar. Petak-petak itu iberi warna terang dan warna gelap secara berselang-seling. Dalam istilah catur, warna terang selalu disebut Putih dan warna gelap disebut Hitam

Letak papan catur yang benar menurut peraturan ialah, jika petak sudut bewarna putih berada di sebelah kanan setiap pemain. Lihat diagram1.

Diagram 1
Pemain Hitam

Petak putih


Petak putih
Pemain Putih

Beginilah letak papan catur yang benar. Ingatlah selalu, petak putih di sebelah kanan!


Nama-nama petak

Untuk memudahkan sebutan, setiap petak diberi nama. Caranya mudah sekali. Lihat diagram 2 berikut!

Diagram 2
Pemain Hitam


Pemain Putih

Nama tiap petak tediri dari satu huruf dan satu angka. Dengan demikian petak sudut warna putih disebelah kanan pemain Putih adalah petak h1. Sedangkan yang berada disebelah kanan Hitam adalah petak a8.

Dalam buku, majalah atau koran, gambar diagram papan catur selalu memperlihatkan pemain Hitam di sebelah atas dan pemain Putih di sebelah bawah. Karena itu Putih jalannya naik keatas sedangkan Hitam turun kebawah.

Kalau petak-petak itu dilihat dari arah pemain Hitam, maka akan terlihat sebagai berikut : lihat diagram 3

Diagram 3
Pemain Putih


Pemain Hitam

Dalam dunia catur, gambar papan catur ini lazim disebut diagram. Selanjutnya kita akan menggunakan istilah “diagram” ini


Pembagian Papan Catur

Selain nama petak, papan catur juga mengenal istilah : lajur, baris, diagonal, sayap-raja, sayap-menteri, medan-tengah atau pusat

a) Lajur

Yang disebut lajur adalah delapan deretan petak yang membujur ( vertikal ) dari satu pemain ke pemain lainnya. Dari diagram 4 terlihat bahwa papan catur mempunyai delapan lajur, dari a sampai h. Lajur-a terdiri dari delapan petak, a1-a2-a3-a4-a5-a6-a7-a8. Lajur-b juga terdiri dari delapan petak, b1-b2-b3-b4-b5-b6-b7-b8. Demikian pula lajur-c sampai lajur-h. Lihat diagram 4.

Diagram 4
Pemain Hitam


Pemain Putih


b) Baris

Yang disebut baris adalah delapan deretan petak yang melintang ( horizontal ) dari samping kiri ke kanan para pemain. Jumlah baris juga delapan seperti terlihat pada diagram 5. Baris kesatu terdiri dari a1-b1-c1-d1-e1-f1-g1-h1. Baris kedua ialah a2-b2-c2-d2-e2-f2-g2-h2. Demikian pula dengan baris ketiga, keempat hingga ke-8. Lihat diagram 5.

Diagram 5
Pemain Hitam


Pemain Putih


c) Diagonal

Yang disebut diagonal adalah deretan petak yang sewarna dan miring letaknya. Jumlahnya cukup banyak ada diagonal yang miring kekiri dan miring kekanan . ada pula diagonal warna hitam dan diagonal warna putih.

Sebuah diagonal sekurang-kurangnya terdiri atas dua petak. Diagonal yang terpanjang terdiri atas delapan petak. Penamaan diagonal didasarkan pada nama petak pangkal dan petak ujungnya. Petak pangkal. Petak pangkal adalah petak pada baris terendah ( dilihat dari pemain Putih ) dan petrak ujung adalah petak pada baris tertinggi ( juga dilihat dari pemain putih ). Perhatikanlah diagram 6 dan 7.

Diagram 6



Diagram 7



Diagonal a3-f8. terdiri atas petak a3-b4-c5-d6-e7-f8 salah satu diagonal terpendek adalah b1-a2 yang terdiri dari petak b1-a2. sedangkan salah satu diagonal terpanjang adalah a1-h8 yang terdiri dari petak a1-b2-c3-d4-e5-f6-g7-h8.

Cobalah hitung berapa banyak seluruh diagonal yang terdapat pada papan catur!


d) Sayap-merteri dan sayap-raja

Kalau umpamanya papan catur kita bagi dua dari atas kebawah, maka belahan disebelah kiri pemain Putih disebut sayap-menteri dan belahan dikanannya disebut sayap-raja. Disebut demikian karena kedudukan awal Menteri memang berada dibelahan itu. Demikian pula sayap-raja.

Kalau dilihat dari arah pemain Hitam, maka sayap-menteri terletak disebelah kanan sedangkan sayap-raja disebelah kirinya. Lihat diagram 8

Diagram 8
Pemain Hitam

Pemain Putih


e) Medan-tengah atau Pusat

Dari diagram 9 terlihat empat petak yang dibatasi garis tebal itu tepat berada ditengah papan catur. Keempat petak inilah yang dimaksud dengan medan-tengah atau pusat.

Diagram 9
Pemain Hitam


Pemain Putih

Arti dan kegunaan medan-tengah akan dibahas lebih lanjut pada posting yang akan datang ( tahap pembukaan )


2. BUAH CATUR

Buah catur dapat diumpamakan sebagai pasukan tentara. Pasukan itu memiliki berbagai jenis senjata dan perlengkapan.

Pada permulaan permainan, masing-masing pihak mempunyai : satu Raja, satu Menteri, dua Benteng, dua Gajah, dua Kuda dan delapan Bidak. Lihat diagram 10.

Diagram 10


Kedudukan awal buah catur diatas papan terlihat pada diagram 10.

Yang harus diperhatikan pada kedudukan awal ini ialah Menteri putih dan Menteri hitam. Menteri putih harus berada dipetak putih disamping kiri Raja putih. Menteri hitam menempati petak hitam sehingga berhadap-hadapan dengan Menteri putih. Dengan demikian, Raja putih juga berhadap-hadapan dengan Raja hitam.

Kalau kedudukan awal Menteri tertukar dengan Raja dan diketahui sebelum pertandingan selesai, maka permainan dianggap tidak sah dan harus diadakan pertandingan ulang.

Perhatikan sekali lagi kedudukan awal Menteri dan Raja melalui diagram 11

Diagram 11



Sekarang lebih jelas bagi kita, sayap mana disebut sayap-menteri dan mana yang sayap-raja. Selanjutnya merilah berkenalan dengan cara melangkahkan atau menjalankan buah catur. Juga cara memukul atau memakan buah lawan.

Menteri

Menteri merupakan buah yang terkuat. Dia boleh melangkah kekiri, kekanan, kedepan, kebelakang dan juga miring sepanjang diagonal. Apabila tidak ada penghalangnya, maka dari petak d4 ( seperti tampak pada diagram 12 ) dia dapat menjangkau 27 petak lain. Ini berti Menteri mempunyai 27 pilihan untuk pindah kepetak lain. Lihat diagram 12.

Diagram 12



Cobalah hitung jumlah bulatan biru yang menunjukkan petak yang dapat dicapai oleh Menteri itu! Bila ada buah catur lain yang menghalangi jalannya, maka dia tidak boleh melewati atau melompati buah lain itu. Kalau buah lain itu kepunyaan lawan, dia boleh memukul atau memakan buah lawan itu dan sekaligus menduduki petak tempat buah lawan tadi. Sebagai contoh perhatikan diagram 13.

Diagram 13



Sekarang Menteri di d4 itu tidak leluasa lagi pergi kemana-mana. Lurus kedepan dia terhalang oleh Gajah lawan di d7. dengan demikian dia tidak boleh melompat ke d8. paling jauh dia boleh memukul Gajah itu dan menggantikan tempatnya di d7.

Miring kekiri dia terhalang oleh Kuda hitam di b6. karena itu paling jauh dia hanya boleh sampai di b6 sambil memakan Kuda.

Mundur kebelakang ada bidak sendiri di d2. Jadi Menteri itu hanya boleh mundur setapak saja ke d3. Demikian pula jika dia mau mundur miring kekiri hanya boleh sampai di c3 karena ada Gajah sendiri di b2.

Mundur miring kekanan tidak boleh sama sekali sebab dihalangi oleh Kuda putih di e3. Begitulah cara Menteri melangkah dan memukul.

Benteng

Benteng merupakan buah catur terkuat kedua sesudah Menteri. Dia boleh melangkah maju atau meundur sepanjang lajur atau berjalan kekiri dan kekanan sepanjang baris. Perhatikan diagram 14.

Diagram 14



Perbedaanya dengan Menteri ialah dia tidak boleh berjalan miring sepanjang diagonal. Cara memukul atau memakan buah lawan sama dengan Menteri. Tetapi terbatas sepanjang lajur dan baris yang dikuasainya. Ada empat belas petak yang dapat dicapai benteng dalam keadaan leluasa.

Gajah

Gajah lebih lemah dari benteng. Dia hanya boleh berjalan miring menyusuri diagonal. Karena itu gajah yang berada dipetak putih, tidak mungkin beralih kepetak hitam. Sebaliknya Gajah petak hjitam tidak bisa melangkah kepetak putih. Perhatikanlah diagram 15.

Diagram 15



Diagram 15 memperlihatkan Gajah hitam berada di petak e5 dan Gajah putih di petak e4. Gajah hitam menguasai diagonal a1-h8 dan h2-b8. Gajah putih menguasai diagonal b1-h7 dan h1-a8. Kedua Gajah ini tidak meungkin saling bertabrakan dan karea itu mereka juga tidak mungkin saling memukul.

Tiap Gajah dapat mencapai 13 petak. Cara memukul buah lawan juga sama dengan Menteri, tetapi terbatas sepanjang diagonal saja,

Oke..sekian dulu ya..nanti disambung lagi pada posting pelajaran dasar catur yang akan datang...bye!

Baca Selanjutnya....

Selasa

Partai Catur Mat/menang dalam 10 langkah (8)

Salam jumpa !

Kita lanjutkan postingan tentang partai catur mininya…saya berharap semoga anda sudah selesai mempelajari seri sebelumnya dan permainan catur anda dah meningkat…oke kita lanjut!!

1. 1.e4 e6 2.d4 d5 3.Nd2 c5 4.exd5 exd5 5.dxc5 Bxc5 6.Ne2 Qb6 0-1

2. 1.d4 Nf6 2.c4 e6 3.Nf3 d5 4.g3 dxc4 5.Nbd2 c5 6.dxc5 Bxc5 7.Bg2 Bxf2+ 8.Kxf2 Ng4+ 9.Ke1 Ne3 0-1

3. 1.e4 e5 2.Nf3 Nf6 3.Nxe5 Nc6 4.Nxc6 dxc6 5.e5 Ne4 6.d3 Bc5 0-1

4. 1.d4 d5 2.c4 e6 3.Nc3 c5 4.cxd5 cxd4 5.dxe6 dxc3 6.exf7+ Ke7 7.fxg8N+ Rxg8 8.Bg5+ 1-0

5. 1.e4 d5 2.exd5 Nf6 3.c4 c6 4.dxc6 Nxc6 5.d3 e5 6.Nc3 Bc5 7.Bg5 O-O 8.Ne4 Nxe4 9.Bxd8 Bxf2+ 10.Ke2 Nd4+ 0-1

6. 1.e4 c5 2.Nf3 Nc6 3.c4 e6 4.Nc3 Nf6 5.e5 Ng4 6.Qe2 Qc7 7.Nb5 Qd8 8.d4 cxd4 9.Bf4 Bb4+ 10.Kd1 d3 0-1

7. 1.e4 c5 2.Nf3 d6 3.d4 cxd4 4.Nxd4 Nf6 5.Nc3 g6 6.f4 Bg7 7.e5 dxe5 8.fxe5 Ng4 9.Bb5+ Kf8 10.Ne6+ 1-0

8. 1.e4 e5 2.Nc3 Ne7 3.Nd5 Rg8 4.Bc4 g6 5.Nf6+ 1-0

9. 1.e4 c5 2.b4 cxb4 3.a3 Nc6 4.axb4 Nf6 5.b5 Nb8 6.e5 Qc7 7.d4 Nd5 8.c4 Nb6 9.c5 Nd5 10.b6 1-0

10. 1.e4 c6 2.d4 d5 3.Nc3 dxe4 4.Nxe4 Nd7 5.Qe2 Ngf6 6.Nd6+ 1-0

11. 1.e4 d6 2.d4 Nd7 3.Bc4 g6 4.Nf3 Bg7 5.Bxf7+ Kxf7 6.Ng5+ 1-0

12. 1.f4 e5 2.fxe5 d6 3.exd6 Bxd6 4.Nf3 g5 5.c3 g4 6.Qa4+ Nc6 7.Nd4 Qh4+ 8.Kd1 g3 9.b3 Qxh2 0-1

13. 1.e4 e5 2.d4 exd4 3.Qxd4 Nc6 4.Qa4 Nf6 5.Nc3 d5 6.Bg5 dxe4 7.Nxe4 Qe7 8.O-O-O Qxe4 9.Rd8+ 1-0

14. 1.e4 c6 2.Nc3 d5 3.Nf3 dxe4 4.Nxe4 Nd7 5.Qe2 Ngf6 6.Nd6+ 1-0

15. 1.d4 Nf6 2.c4 e5 3.dxe5 Ne4 4.a3 d6 5.exd6 Bxd6 6.g3 Nxf2 0-1

16. 1.e4 e5 2.Nf3 Nc6 3.Bb5 d6 4.d4 exd4 5.Nxd4 Bd7 6.Bxc6 bxc6 7.Nc3 Be7 8.Qf3 Bg5 9.e5 d5 10.e6 1-0

17. 1.e4 e5 2.f4 exf4 3.Nf3 Be7 4.Bc4 Nf6 5.Nc3 Nxe4 6.Bxf7+ Kxf7 7.Ne5+ Ke6 8.Qg4+ Kxe5 9.d4 Kxd4 10.Be3+ 1-0

18. 1.d4 d5 2.c4 Nc6 3.e3 e5 4.dxe5 d4 5.a3 Bf5 6.Bd3 dxe3 7.Bxf5 exf2 8.Ke2 Qxd1+ 0-1

19. 1.e4 e5 2.Nc3 Nf6 3.f4 exf4 4.e5 Qe7 5.Qe2 Ng8 6.Nf3 d6 7.Nd5 Qd7 8.exd6 Kd8 9.dxc7 1-0

20. 1.e4 Nf6 2.e5 Nd5 3.c4 Nb6 4.d4 d6 5.Nf3 Nc6 6.e6 fxe6 7.Ng5 Qd7 8.Bd3 e5 9.Qh5+ 1-0

21. 1.e4 c5 2.c3 d5 3.e5 Bf5 4.d4 cxd4 5.cxd4 Bxb1 6.Rxb1 Qa5+ 7.Bd2 Qxa2 8.Bc3 1-0

22. 1.d4 d5 2.c4 e6 3.Nc3 Nf6 4.Bg5 c6 5.e3 Nbd7 6.Rc1 Qa5 7.a3 Ne4 8.Bf4 Nxc3 9.Rxc3 Bxa3 10.Bd3 Bxb2 0-1

23. 1.e4 c5 2.Nf3 Nc6 3.d4 cxd4 4.Nxd4 e6 5.Nc3 a6 6.Be2 Bc5 7.Be3 Qf6 8.Nxe6 Bxe3 9.Nc7+ Kd8 10.fxe3 1-0

24. 1.e4 e5 2.Nc3 Nf6 3.Bc4 Nxe4 4.Qh5 Nd6 5.Bb3 Nc6 6.d4 exd4 7.Nd5 g6 8.Qe2+ Be7 9.Nf6+ Kf8 10.Bh6+ 1-0

25. 1.e4 e6 2.d4 d5 3.Nc3 Bb4 4.e5 c5 5.dxc5 Bxc3+ 6.bxc3 Nc6 7.Qg4 Nxe5 8.Qxg7 Qf6 9.Bh6 1-0

26. 1.e4 c5 2.Nf3 d6 3.d4 cxd4 4.Nxd4 Nf6 5.Nc3 a6 6.Bd3 e5 7.Nde2 d5 8.exd5 Nxd5 9.Bc4 Nf6 10.Bxf7+ 1-0

27. 1.e4 e6 2.d4 Nf6 3.Bg5 Be7 4.Bd3 O-O 5.Nc3 Nxe4 6.Bxe7 Nxc3 7.Bxh7+ Kh8 8.Qh5 1-0

28. 1.e4 e5 2.Nf3 d6 3.d4 f6 4.Be3 a6 5.Bc4 Ne7 6.dxe5 fxe5 7.Nxe5 Nec6 8.Bf7+ Ke7 9.Bg5+ 1-0

29. 1.b4 e5 2.Bb2 Bxb4 3.Bxe5 Nf6 4.Nc3 Nc6 5.Bxf6 Qxf6 6.Nd5 Qe5 7.Nxb4 Nxb4 8.c3 Nd3+ 0-1

30. 1.e4 e5 2.Nf3 d6 3.d4 Nd7 4.Bc4 Be7 5.dxe5 Nxe5 6.Nxe5 dxe5 7.Qh5 1-0

31. 1.e4 e5 2.f4 Bc5 3.Nf3 Nc6 4.c3 d5 5.d4 exd4 6.cxd4 Bb4+ 7.Nc3 dxe4 8.d5 exf3 9.dxc6 Bxc3+ 10.bxc3 f2 0-1

32. 1.Nc3 d5 2.e4 dxe4 3.Nxe4 e5 4.Nf3 Bg4 5.h3 Bxf3 6.Qxf3 Be7 7.Bc4 Nh6 8.d3 g5 9.Qh5 1-0

33. 1.c4 f5 2.Nc3 Nf6 3.e4 fxe4 4.d3 exd3 5.Bxd3 d6 6.Bg5 Bg4 7.Qc2 Nbd7 8.Bg6+ 1-0

34. 1.e4 e5 2.Bc4 Nc6 3.Nc3 Bc5 4.Qg4 Qf6 5.Nd5 Qxf2+ 6.Kd1 Kf8 7.Nh3 Qd4 8.d3 d6 9.Qh4 1-0

35. 1.d4 d5 2.e4 dxe4 3.Nc3 Nf6 4.f3 exf3 5.Qxf3 Qxd4 6.Be3 Qe5 7.O-O-O Bg4 8.Qxb7 Qxe3+ 9.Kb1 Bxd1 10.Qc8+ 1-0

36. 1.e4 e6 2.d4 d5 3.Nd2 c5 4.Ngf3 cxd4 5.Nxd4 Bc5 6.N2b3 dxe4 7.Bb5+ Bd7 8.Nxc5 Bxb5 9.Nxb7 Qb6 10.Nxb5 1-0

37. 1.e4 e5 2.Nf3 Nc6 3.c3 d5 4.Qa4 dxe4 5.Nxe5 Qd5 6.Nxc6 Qxc6 7.Bb5 1-0

38. 1.e4 e5 2.Nf3 Nc6 3.Bc4 Nf6 4.Ng5 Bc5 5.Nxf7 Bxf2+ 6.Kxf2 Nxe4+ 7.Ke3 Qh4 8.Qf3 Nf6 0-1

39. 1.e4 c5 2.Bc4 Nc6 3.f4 d6 4.Nf3 Bd7 5.O-O e6 6.Nc3 Nge7 7.Nb5 Nc8 8.Ng5 a6 9.Nxf7 1-0

40. 1.e4 c5 2.Nf3 d6 3.d4 cxd4 4.Nxd4 Nf6 5.Nc3 g6 6.Be3 Ng4 7.Bb5+ 1-0


41. 1.e4 e5 2.Nf3 Nc6 3.Bb5 a6 4.Ba4 d6 5.d4 b5 6.Bb3 Nxd4 7.Nxd4 exd4 8.Qxd4 c5 9.Qd5 Be6 0-1

42. 1.e4 c6 2.Nc3 d5 3.Nf3 dxe4 4.Nxe4 Nf6 5.Qe2 Nbd7 6.Nd6+ 1-0

43. 1.e4 Nf6 2.e5 Nd5 3.c4 Nb6 4.c5 Nd5 5.Nc3 e6 6.Bc4 Nxc3 7.bxc3 Bxc5 8.d4 Qh4 9.Bd3 Be7 10.g3 1-0

44. 1.e4 e5 2.Nf3 c6 3.d4 Qa5+ 4.Bd2 Qb6 5.dxe5 Bc5 6.Qe2 Qxb2 7.Bc3 Qc1+ 8.Qd1 Bxf2+ 9.Ke2 Qe3+ 0-1

45. 1.e4 e5 2.f4 exf4 3.Nf3 Be7 4.Bc4 Bh4+ 5.Kf1 d5 6.Bxd5 Nf6 7.Nxh4 Nxd5 8.Nf3 Ne3+ 0-1

46. 1.d4 d5 2.c4 Nc6 3.Nf3 Bg4 4.cxd5 Qxd5 5.Nc3 Qa5 6.d5 O-O-O 7.Bd2 Bxf3 8.exf3 Nb4 9.a3 Nxd5 10.Na4 1-0

47. 1.d4 d5 2.Bd2 Nc6 3.e3 Bf5 4.c4 dxc4 5.Bxc4 Nf6 6.Nc3 a6 7.d5 Ne5 8.Qa4+ b5 9.Nxb5 Nxc4 10.Nd6+ 1-0

48. 1.d4 Nf6 2.Nd2 e5 3.dxe5 Ng4 4.Ngf3 Be7 5.h3 Ne3 6.fxe3 Bh4+ 0-1

49. 1.e4 e5 2.Nf3 Nc6 3.Bb5 f5 4.Nc3 Nd4 5.Bc4 fxe4 6.Nxd4 exd4 7.Qh5+ g6 8.Qe5+ Ne7 9.Nd5 1-0

50. 1.d4 Nf6 2.h3 b6 3.Bf4 Bb7 4.f3 Nd5 5.Bd2 e6 6.h4 Bd6 7.e4 Bg3+ 8.Ke2 Ba6+ 0-1

51. 1.e4 e5 2.Nf3 f5 3.Nxe5 Nc6 4.Nxc6 dxc6 5.Nc3 Bc5 6.Bc4 Nf6 7.O-O fxe4 8.Re1 Bxf2+ 9.Kxf2 Qd4+ 10.Kf1 Rf8 0-1

52. 1.e4 c5 2.g3 Nc6 3.Ne2 d6 4.c3 Ne5 5.f4 Nd3+ 0-1

53. 1.e4 c5 2.d4 cxd4 3.c3 dxc3 4.Nxc3 d6 5.Nf3 g6 6.Bc4 Qa5 7.Bxf7+ Kxf7 8.Qd4 Bg7 9.Ng5+ Kf8 10.Ne6+ 1-0

54. 1.e4 c5 2.c3 Nc6 3.d4 cxd4 4.cxd4 d5 5.Nc3 dxe4 6.d5 Ne5 7.Qa4+ Bd7 8.Qxe4 Ng6 9.Nb5 Nf6 10.Nd6+ 1-0

55. 1.e4 e5 2.Nf3 Nc6 3.Bb5 Nf6 4.O-O Bc5 5.c3 d6 6.d4 exd4 7.cxd4 Bb4 8.Qa4 1-0

Sampai disini postingan partai catur mini menang/Mat dalam 10 langkah, nanti kita sambung lagi pada posting yang akan datang di blog belajar caturnya..bye…bye

Baca Selanjutnya....

Minggu

Problem catur 3 langkah Mat (3)

Hello bro!

Kita tambah problem caturnya biar lebih seru lagi..oya bagi anda yang belum tahu cara dan peraturannya, baca aja seri sebelumnya, disana dah diterangkan semuanya dengan lengkap,

Saya rencana mau posting problem catur 3 langkah mat ini sebanyak 35 kali, itu artinya ada 700 problem yang akan anda dapatkan dari blog ini, hehe…biar anda pusing 7 keliling untuk memecahkannya.

Tahukah anda!!! Dengan hanya melihat700 problem catur ini, permainan catur anda akan meningkat 10%, klo sanggup pecahkan separoh aja maka kemampuan catur anda akan nambah 25 %..nah klo bisa jawab semuanya berarti catur anda akan meningkat 50% (haha..emangnya jago ngeramal ya ??)

Oke! Kita lanjut aja, sekali lagi ingat ya…pecahkan dulu problemnya dan klo benar-benar ngak dapat baru lihat jawabannya dibagian paling bawah, tapi jawabannya yang dikasih cuma langkah satu aja ya dan langkah kedua dan ketiganya cari sendiri biar lebih seru ….

Oya pada posting kali ini saya juga ikutkan 2 buah problem catur 3 langkah mat ciptaan Sansan dari Bogor ( he..he..ini asli karya putra Indonesia lho ) silahkan anda beri komentar tentang problem ini, bagi anda yang ngak bisa pecahkan dan ingin tau jawabannya..ya tanya aja sama penciptanya melalui kotak komentar yang ada dibawah postingan ini…oke kita lanjut!!

























Yang 2 buah diatas karya Sansan-Bogor

Nah..gimana?? capek ya…kita stop aja sampai disini, nanti kita lanjutkan problem catur 3 langkah mat nya pada posting belajar catur yang akan datang..bye …

Note : K = King = Raja, Q = Queen = Menteri, R = Rock = Benteng, B = Bisop = Gajah, N = kNight = Kuda,

Jawaban problem 3 langkah Mat

41...Qd1 42...Kd8 43...Be5 44...Qg6 45...Bd4 46...Rf6 47...Ra5 48...Bg6 49...Nd5 50...Qc1 51... Ne4 52...Bg4 53...Bh7 54...Qf1 55...Nb4 56...Qa7 57...Rd6 58...[Ng3] 59...Bh3 60...Nd4

Baca Selanjutnya....
Template by : kendhin : design